Peresmian Seni Budaya Butabuh Lama Sanggar Sai

Avatar

JATIMAKTUAL.COM,- Tanggamus – Peresmian Seni Budaya Butabuh Lama Sanggar Sai Hati yang digelar di Lamban Gedung Marga Adat Pekon Badak Kecamatan Limau Kabupaten Tangggamus, di ikuti oleh seluruh peserta anak asuhan Dalom Muda Herliyansyah. Selasa, (15/3/2022)

Acara tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Fraksi PKB Edi Yalismi, Kepala Pekon Badak Muhizar, Pemangku adat Bandakh Badak Bulkaini Gelar Tumenggung, Dalom Pangeran Ahmad Syamsuluddin, Ketua Pencak Silat Keratuan Lampung Kabupaten Tanggamus Ahmad Kholili. Pendiri Keratuan Lampung M. Toni Zakaria gelar Batin Ratu Banjakh Bumi beserta Rombongan, dan Tokoh Masyarakat adat Pekon Badak.

Provinsi Lampung merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang kaya akan seni dan budayanya, yang salah satunya seni musik butabuh atau hadra yang merupakan salah satu musik tradisional Lampung.

BACA JUGA :  Mahaiswa UPN Veteran Jatim Siap Jadikan UMKM Sektor Unggulan Menjadi UMKM Mandiri

Sementara musik jenis butabuh tersebut sering dijumpai didaerah pesisir Provinsi Lampung, yang mempunyai latar belakang sejarah yang erat dengan perkembangan syiar agama Islam di Provinsi Lampung Khususnya di Kabupaten Tanggamus.

Anggota DPRD Kabupaten Tanggamus Fraksi PKB Edi yalismi mengatakan, bahwa ia sangat mendukung dengan adanya Seni Budaya Adat Lampung, salah satunya Seni Butabuh serta tarian yang sudah menjadi Ikon yang di miliki oleh masyarakat Kabupaten Tanggamus.

BACA JUGA :  Ridwan Kamil: Diharapkan Tarung Derajat Dapat Masuk Kompetisi Olahraga Bertaraf Internasional

“Saya hadir disini, disamping undangan saudara herliyansyah gelar dalom muda, selaku pimpinan Sanggar Butabuh Sai Hati pekon badak, saya juga sangat mendukung dengan adanya kebudayaan adat masyarakat Lampung khususnya Kabupaten Tanggamus,” Kata Edi

Ditempat yang sama, Kepala pekon badak Muhizar, ia juga berharap bahwa dengan adanya sanggar Butabuh Sai Hati Pekon Badak di bawah asuhan adinda Dalom Muda Herliyansyah, yang mengembangkan seni butabuh atau hadra serta beberapa seni tarian, agar bisa dipertahankan dari generasi ke generasi selanjutnya.

Disamping itu, ia juga menekankan agar semua pihak, terutama pemangku adat khususnya Marga Pekon Badak, serta Masyarakat tokoh adat yang lainnya, agar memberikan dukungan baik materiil maupun moril.

BACA JUGA :  Kapolres Bintan Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan Kasat Reskrim, Kasat Binmas dan Kapolsek Bintan Utara

“Saya bangga dengan adik – adik semuanya, yang telah mengangkat kembali seni budaya adat Lampung, khususnya dipekon badak, dan saya harap agar semua pihak terutama masyarakat adat, memberikan dukungan sepenuhnya atas kegiatan ini,” Ujar Muhizar.

Sementara acara tersebut di iringi oleh Sanggar Isti Batoh Pekon Gunung Terang Kecamatan Bulok, Sanggar Khanggom Mufakat Pekon Way Rilau Kecamatan Cukuh Balak, Sanggar Khanggom Muakhi Pekon Banjarmasin Kecamatan Bulok, Sanggar Pustaka Jaya Pekon Pardasuka Kecamatan Pardasuka, dan Sanggar Keratuan Lampung Cabang Tanggamus Pimpinan Ahmad Kholili. (Tzie Lee)