News  

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Gerakkan Ekonomi Kreatif Berbasis Digitalisasi Menuju Pasar Internasional

Avatar

Probolinggo: Seperti yang kita ketahui, KKN merupakan kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat secara nyata. Saat ini, UPN “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan program KKNT MBKM yang merupakan suatu media yang edukatif dan kreatif dengan proses menerjunkan mahasiswa ke tengah-tengah masyarakat untuk menangkap dan menghayati permasalahan yang sedang terjadi.

Pada hari Senin tanggal 07 Maret 2022, kelompok KKNT 116 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur melakukan kunjungan di desa Sumber Bendo, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo yang merupakan penempatan selama kegiatan KKN tersebut berlangsung. Selain bertujuan untuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini juga dilakukan untuk menunjang ekonomi kreatif di Desa Sumber Bendo.

Dengan perijinan dari kampus UPN Veteran Jawa Timur, surat jalan dari BAKESBANGPOL Probolinggo, mahasiswa pun dapat melakukan survey dengan lancar dan disambut dengan hangat oleh pihak desa. Mahasiswa melakukan survey dengan membawa amanat “Manfaatkan waktu survey secara optimal, jaga kesopanan, dan lakukan komunikasi yang baik.” Ujarnya DPL KKN bapak Taufikurrahman

Selain itu, juga mendapat sambutan langsung dari Syamsul Arifin sebagai perwakilan dari BAKESBANGPOL Probolinggo. Syamsul Arifin berharap kerjasama antara Kabupaten Probolinggo dengan UPN Jatim akan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menyokong agenda Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo.

BACA JUGA :  Tidak Ada Titik Terang Penyimpangan BLT DD Desa Baruh, LSM LASBANDRA Audensi ke DPRD Sampang

“Selain itu, adanya peningkatan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan serta keberlanjutan pengelolaan sumber daya manusia melalui pengembangan kewirausahaan dan UMKM juga menjadi fokus utama dalam kegiatan KKNT-MBKM UPN Jatim di Kabupaten Probolinggo,” imbuhnya.

“Selain itu pula, Kami berharap peserta KKN UPN Jatim dapat memberikan kontribusi positif dalam ikut memberikan pemahaman dan pelatihan pelatihan problem solving secara langsung dan praktis sehingga jelas peranan mahasiswa dalam perkembangan masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan agar potensinya menjadi lebih berkembang sekaligus dapat mengintegrasikan nilai nilai ideologi pancasila pada masyarakat,” tambahnya.

Dengan jumlah penduduk ± 4794, Desa Sumber bendo memiliki komoditas UMKM yang cukup banyak. Beberapa komoditas UMKM yang dijalankan yaitu padi, jagung, mebel dan kerupuk. Mebel dan Kerupuk merupakan UMKM unggulan yang ada di Desa Sumber Bendo. Kerennya lagi, pada UMKM mebel ini penjualan barangnya telah sampai ke manca negara salah satunya yaitu Negara Australia. Namun adanya pandemi COVID19 menghambat ekspedisi pengiriman barang mebel ke luar negeri. Seperti yang dikatakan oleh salah satu pekerja mebel disana “untuk mebel ini kami membuat stok mas walaupun tidak ada yang pesan, sekarang juga karena terkendala pengiriman karena covid ini jadi lebih susah untuk kami memasarkan barang mebel sama juga kami masi bingung kalau mau kirim kirim online itu gimana jadi ya memang agak sulit sekarang ini”.

BACA JUGA :  Pastikan Aman Lingkungan Polda Banten, Personel Bidpropam Patroli Malam

Selain itu, Desa Sumber Bendo juga berfokus pada komoditas UMKM kerupuk. Disana juga terdapat pabrik kerupuk yang cukup besar untuk mewadahi segala kegiatan UMKM kerupuk. Tentu, banyak dari warga sekitar yang menjadi pekerja di pabrik kerupuk tersebut.

UMKM kerupuk mampu bertahan dengan berbagai macam inovasi yang dilakukan dalam keadaan Covid-19 yang semakin memburuk, seperti yang dikatakan pemilik setelah wawancara dengan mahasiswa yaitu “Permasalahan bidang pemasaran, distribusi, dan penjualan tidak ada kendala saat ini, dan penjualan sudah sampai keluar kota contohnya seperti di daerah Paiton”  ujarnya.

Menurut Bapak Yudi selaku bendahara Desa Sumber Bendo “Walaupun terdapat beberapa potensi yang dapat dikembangkan pada desa ini. Namun, terdapat beberapa faktor permasalahan dalam pengembangan potensi tersebut, salah satunya adalah kurangnya pengetahuan masyarakat desa terkait digitalisasi.”

Oleh karena itu, mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur berencana akan melaksanakan program-program kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar yang dikemas melalui Kegiatan KKNT MBKM. Dengan harapan kegiatan ini dapat menciptakan program yang bisa mengayomi dan bermanfaat bagi warga sekitar baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

BACA JUGA :  Tukang Becak Motor Diamankan Tim Tekam Polsek Tj Raja Ogan Ilir Karena Melakukan Kejahatan

Pihak desa juga berharap dari kegiatan kkn kali ini dapat membawa manfaat baik bagi pihak desa maupun bagi mahasiswa sendiri,

“Manfaatkan waktu kalian dengan baik, gunakan waktu yang ada untuk merancang program – program yang akan dilaksanakan, saya berharap akan membawa dampak baik pada desa, dan kalian pun dapat pengalaman yang bagus untuk diri kalian” ucap pak Abdur Rohman selaku kepala desa Sumber Bendo.

Untuk mewujudkan program kegiatan tersebut, kelompok mahasiswa KKNT MBKM merancang beberapa program. Tujuan utama adanya kegiatan program ini yaitu untuk pemberdayaan masyarakat dan peningkatan  perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut berupa pengembangan UMKM berbasis digitalisasi yang difokuskan pada pemasarannya.

Pada akhirnya, kelompok mahasiswa KKNT MBKM melakukan kegiatan branding produk UMKM di Desa Sumber Bendo. Agar lebih dikenal dan lebih banyak peminat. Kelompok mahasiswa KKNT MBKM menggunakan sosial media dan media online lainnya sebagai media pemasaran produk UMKM.

Penulis: PanglimaEditor: Taufikurrahman