KNPI Riau Sesalkan Sikap Puput Jumantirawan Sang Penumpang Gelap, Pendukung Terduga Penista Agama

Avatar

Pekanbaru – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau menyesalkan sikap Puput Jumantirawan yang mengaku pengurus KNPI Riau. Dimana oknum ini terang-terangan mendukung sosok terduga Penista Agama Islam.

Pernyataan tegas itu disampaikan Sabrani alias Thabrani Al-Indragiri, Wakil Ketua DPD KNPI Provinsi Riau, sesaat membaca pemberitaan sepihak dari oknum “Gagal Faham”.

Bagi Wakil Ketua KNPI Riau itu, oknum “Gagal Faham” yang bernama Puput justru memastikan terjadinya gelombang perlawanan besar dari KNPI Riau terhadap pihak-pihak yang berusaha Memecah Belah Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, khususnya di Wilayah Provinsi Riau yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan peradaban dunia Melayu.

“Kami heran saja, kenapa manusia Longor seperti ini dibiarkan bicara di media? Justru hal-hal seperti inilah yang akan memperkeruh suasana. Sikap kami sudah jelas dan terarah! Kami sampaikan Laporan Resmi ke Pihak Aparat Penegak Hukum, tapi kok bisa-bisanya manusia Kleru seperti ini bicara? Apakah virus perpecahan sudah mulai muncul?” tanya Thabrani Al-Indragiri, Wakil Ketua KNPI Riau bidang Agama dan Pemberdayaan Masyarakat.

BACA JUGA :  Hak Imunitas Anggota DPRD Kabupaten atau Kota dalam Perspektif Peraturan Perundang-undangan

Pemuda Melayu dari negeri kesultanan tanah Indragiri itu juga memastikan, bahwa sikap KNPI Riau sudah benar!!! karena segala bentuk yang berhubungan dengan Barang Bukti (BB) sudah menjadi konsumsi publik di Republik ini.

Terkait adanya tuduhan KNPI ilegal dari oknum penumpang gelap itu, Thabrani hanya katakan bahwa selain sumbernya Gagal Faham, juga telah menebarkan fitnah yang sangat keji. KNPI Riau segera lakukan Langkah yang lebih serius lagi, bila perlu membawa Ujaran Kebencian dan Fitnah tersebut kemeja Aparat Penegak Hukum (APH).

BACA JUGA :  Peduli Korban Kebakaran, KNPI Riau Apresiasi dan Siapkan Parcel Buat Ketum Ryano Panjaitan

Prinsipnya, semua masyarakat di Provinsi Riau ini sudah tahu, bahwa Perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda/KNPI Provinsi Riau ke-XIV tahun 2022 telah selesai dan Pelantikan juga sudah berlangsung dengan Khidmat. Proses tersebut dilaksanakan di Aula Hotel Grand Elite Jalan Riau Pekanbaru.

“Bukan hanya Musda dan Pelantikan saja, KNPI Riau yang dipimpin Ketua Larshen Yunus juga telah laksanakan Rapat Pleno, guna menentukan arah kebijakan organisasi dan pada akhirnya KNPI Riau harus berani tampil sebagai Agent of Change, Agent of Control, bukan hanya sekedar menjalankan budaya “Nyari Aman dan Jilat Menjilat saja” tutur Thabrani.

Hingga berita ini dimuat, Wakil Ketua KNPI Riau itu kembali menegaskan, bahwa Kepemimpinan Larshen Yunus sebagai Ketua DPD KNPI Provinsi Riau periode 2022-2025 wajib dirasakan semua orang, terutama bagi para pemuda dan masyarakat yang menginginkan Hadirnya Kesejahteraan bersama.

BACA JUGA :  Ramadhan Penuh Berkah, TLCI Chapter 2 Riau Kembali Berbagi, Sasar Panti Asuhan Al Istiklal

“Kami sangat mengharapkan, agar bapak Kapolda Riau benar-benar berdiri tegak lurus, guna menghadirkan keadilan atas kasus ini. Kasus Analogi suara Adzan dengan Gonggongan Anjing sudah diketahui banyak orang, nah disini KNPI Riau berada di garis terdepan melawan Penista Agama! Bayangkan saja, sekelas Menteri Agama berbicara seperti itu, keseluruhan atas rekaman Video tersebut telah memenuhi unsur. Tolong kami pak Kapolda, Hadirkan keadilan atas kasus ini” tegas Thabrani Al-Indragiri, Ahad pagi (6/3/2022), seraya meneteskan air matanya. (red)

Editor: GD