Bupati Pamekasan Hadiri Rapat Paripurna DPRD

Avatar

Jatim Aktual, Pamekasan – Bupati Pamekasan hadiri rapat Paripurna DPRD Pamekasan dengan Penetapan 3 Rancangan Peraturan Daerah, yang dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Pamekasan, Rabu 02 Februari 2022.

Kegiatan rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan atas perubahan Perda No 9 Tahun 2019 tentang RPJMD Kabupaten Pamekasan Tahun 2018-2023 yang terdiri dari Pengusaha Tembakau Madura, Pengembangan Usaha Mikro dan Ekonomi Kreatif.

BACA JUGA :  Terungkap Sudah !, Raker Komisi I Temukan BKPSDM Lembat Beri Tahu Surat Rekomendasi KASN ke Bupati Bondowoso

Fathorrohman, Ketua DPRD Pamekasan menyampaikan bahwa perubahan peraturan daerah telah disetujui oleh Gubernur Jatim.

“Alhamdulillah dari hasil perubahan rancangan peraturan daerah (Raperda) telah disetujui oleh Gubernur Jawa Timur dan bisa dijadikan peraturan daerah kabupaten pamekasan,” Ucapnya.

Setelah penandatanganan Peraturan Daerah (Perda) yang ditetapkan, Bupati H. Baddrut Tamam mengatakan perda yang sudah ditetapkan harus menjadi dampak peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Dikawal Aparat Kepolisian, Deklarasi Buruh di Stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru Berjalan Aman dan Lancar

“Ditetapkannya perubahan peraturan daerah Nomer 9 Tahun 2019 Tentang RPJMD Kabupaten Pamekasan Tahun 2018-2023, Kami mengintruksikan kepada semua perangkat daerah untuk melakukan rencana strategis dengan kewenangan masing-masing yang berpedoman pada RPJMD Tahun 2018-2023”, Tuturnya

Selain itu, H. Baddrut Tamam juga memberi saran agar melakukan program kegiatan bagi masyarakat yang mengalami nomenklatur perangkat daerah beserta unit kerja. Selain itu, ia juga mengajak kepada DPRD beserta anggotanya agar bersama-sama mendukung dan mengawal untuk mewujudkan Kabupaten Rajjeh, Bejreh Tor Pajugeh.

BACA JUGA :  Raih Penghargaan Kasatwil Berprestasi,Kapolresta Pekanbaru Berkat Dukungan Personil

“Untuk meningkatkan pengusaha tembakau Madura diperlukan pembinaan, pengendalian, pengawasan dan pengembangan sehingga dapat meminimalisir kerugian bagi petani,” Terangnya.

Selanjutnya mari kita bersama-sama mendukung usaha mikro dengan menjadikan usaha yang produktif dengan pemasaran dan SDM.